Sahabat dan Cinta tak akan pernah bersatu

Sekarang Cinta bukan Sahabat

Sahabat bukan Cinta

Garis vertikal dan horizontal perbedaan yang signifikan

Ketika logika digunakan tanpa fundamental

Yang terjadi hanyalah himpunan , himpunan yang kosong {}

Jangan perrhitungkan untung dan rugi

Bukan ruangnya, sekarang chemistery pudar

Hilang pula eksotentik tersudut mati rasa

Diam dengan sambil tanya

Kemana Arah??

Kemana Luar??

Kemana??

Mencari lagi, memulai lagi, bertanya lagi

Kita itu tidak akan pernah sama

Aku dan Kamu subjek Vertikal

Dan Cinta kita objek Horizontal

Rumus mana yang dapat menyatukan Sahabat dan cinta ??

The Way Of Life

Mencari jawaban dibalik kerumitan
Rumus apa yang harus ku temukan…
Teorema apa yang menuntun jalan ku…
Penghapusan masalah ini bagaikan limit
Tak pernah sampai batas yang dituju

Entah berapa diameter dalam roda kehidupan ini
Ku ingin mengurangkannya
Namun masalah ini semakin bertambah
Berkali-lipat yang ada !!!!
Membagi kesedihan , hanya memicu masalah yang baru

Perjalan ini tak pernah terdefinisakan
Tapi ini lah hidup
Senyuman, tangisan, suka, duka
Hal itu yang wajib kita rasakaan

Semuanya bagaikan matematika
Kadang kita berfikir menjalaninya mudah
Tapi setelah terjalani begitu sulit
Kadang penghafalan menjadi terbelakang
Karna memahami dan mengerti dalah hal terpenting

Menerapkan arti penting filsafat matematika dalam kehidupan
Bahwa kecintaan yang muncul
bukan hanya kepada hal-hal yang mudah
Mencoba, rasa penasaran untuk menemukan jawaban adalah hal terindah

PERSEGI PERSAHABATAN


Datang seperti term tanpa memiliki arti apapun.
Mencoba arungi garis koordinat mencari jati diri.
Berasal dari 4 titik yang berbeda,
Yang kemudian dihubungkan oleh garis-garis
Dan tergabung menjadi segi 4 yang bernama “PERSEGI”
Kami beri persegi itu suatu persamaan.
Kemudian selalu kami integralkan persamaan itu.
Kian lama pangkatnyapun kian bertambah,
begitulah kasih sayang kami dalam kelas matematika.
Hingga kami yakin kasih sayang kami seperti aksioma,
Yang sudah jelas dan tidak perlu dibuktikan lagi.
Walau fikiran kami seringkali bernegasi
Namun kami bagai yang sama dengan 1
Karena kami memiliki prinsip seperti pecahan.
Sebelum dijumlahkan, kami harus menyatukan
Penyebut terlebih dahulu baru kami bisa dioperasikan.
Satukan pendapat sebelum bertindak.
Persahabatan kami tak mengenal limit.
Persahabatan kami bagai angka 1
Walau perkalian dan pembagian selalu menghadang
Namun hasil kami tetap menjadikan bilangan kami sendiri.

unique


Pernahkah kalian menyadari di dalam matematika terdapat bilangan unik di dalamnya :

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 =1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
 
Download this Blogger Template From Coolbthemes.com